Trobleshooting Monitor CRT


Untuk jenis monitor CRT ada bebrapa jenis kerusakan yang sering menjadi masalah bagi penggunanya. Beberapa masalah yang menyebabkan monitor mengalami trobleshooting adalah kerusakan pada power suply, RGB (red-green-blue), tabung gambar, kerusakan horizontal, dan kerusakan vertikal. 
Untuk jenis monitor CRT ada bebrapa jenis kerusakan yang sering menjadi masalah bagi penggunanya. Walaupun saat ini eranya sudah berpindah ke monitor jenis LCD namun tida ada salahnya kita coba belajar beberapa masalah yang timbul pada monitor jenis CRT (maklum biasanya yang masih pake monitor jenis ini pasi yang sudah lama digunakan) karena umumnya para pembeli komputer saat ini lebih memilih jenis monitor LCD yang lebih ringan dan tipis. Beberapa masalah yang menyebabkan monitor mengalami trobleshooting adalah kerusakan pada power suply, RGB (red-green-blue), tabung gambar, kerusakan horizontal, dan kerusakan vertikal. Berikut adalah daftar kerusakan yang disebabkan komponen komponen diatas.


1.Power suply
Power suply merupakan salah satu komponen yang dapat menyebabkan ketidak beresan pada tampilan layar pada monitor, atupun monitor tidak hidup. Berikut daftar indikasi gejala yang ditimbulkan bila terjadi kerusakan pada power suplay. Indikator yang akan terlihat adalah :
§ Layar mati dan gelap maka kemungkinan komponen yangmengalami kerusakan adalah pada kabel power,dioda brigde, transistor output, regulator,dioda zener, IC oscilator.
§ Gambar bergelombang, maka kemungkinan komponen yang rusak pada power suply adalah elco filter, dan dioda brigde.
§ Gambar bergetar, maka kemungkinan komponen yang mengalami masalah adalah condensator pada oscilator.

2. RGB (red-grenn blue)
Secara umum rangkaian RGB berfungsi untuk mengatur sinyal sinyal perbedaan warna gambar. Rangkaian RGB ini sangat penting untuk mrngatur warna gambar pada layar CRT. Memiliki tiga warna dasar yaitu, R(merah), G(hijau), dan B(biru). Gejala gejala yang timbul bila RGB ini mengalami kerusakan adalah :
§ Tampilan dilayar tidak berwarna, maka kemunkina komponen yang rusak adalah,card adapter, dan IC RGB.
§ Gambar tidak jelas atau kurang jelas,maka kemunkinan komponen yang rusak adalah sama seperti jika tampilan tidak berwarnayaitu, card adapter, dan IC RGB.
§ Gambar tidak kelihatan tapi raster terang,kemungkinan komponen yang rusak adalah card adapter, IC RGB,trimpot RGB.
§ Warna dasar gambar tidak lengkap,sama seperti indikasi sebelumnya hanya saja komponen yang kemungkinan mengalami masalah ditambah dengan transistor RGB dan CRT.

3. Tabung Gambar (CRT)
Tabung monitor pada teknik monitor berfungsi untuk merungubah informasi sinyal data/video menjadi informasi data/video visual. Dalam tbung monitor yang berwarna memiliki tiga buah penembak elektron (katoda)yang masing masing dipanasi oleh filamen. Tabung CRT umumnya membutuhkan tegangan filamen sebesar 4.5 volt AC tetapi ad juga yang menggunakan tegangan DC sebesar 12 DC. Sedangkan sumber teganganya berasal dari power suply,tetapi ada juga yang berasal dari travo flay back. Gejala gejala yang akan timbul sebagai indikasi apabila tabung monitor mengalami masalah adalah :
§ Monitor hidup tapi layar gelap,maka pengecekan yang harus kita lakukan adalah pada CRT,dan kerusakan horizontal.
§ Filamen tidak menyala,maka lakukan pengecekan pada CRT,dan telussuri pembagian pada filamen.
§ Gambar redup dan tidak kelihatan, maka lakukan pengecekan pada CRT kemudian naikan tegangan.
§ Saat power dalam keadaan OFF timbul cahaya pada tengah tabung seperti korek api maka kemunkinan komponen yang rusak adalah tabung CRTnya.
§ Ada bercak bercak pada warna layar,dapat kita hilangkan dengan menggunakan magnet degausing.

4. Kerusakan Horizontal
Secara umum rangkaian horizontal adalah rangkaian yang berfungsi untuk membangkitkan tegangan tinggi.Rangkaian ini terdiri atas beberapa bagian yaitu, oscilator horizontal, driver horizontal, yoke defleksai horizontal, dan flay back. Berikut daftar kerusakan horizontal dengan indikator pada tampilan layar :

§ Indikator hoidup tetapi layar gelap, maka komponen yang rusak adalah IC oscilator horizontal, transistor driver horizontal, transistor output horizontal, dan flay back.
§ Gambar terlalu kekiri atau terlalu kekanan,kerusakan komponen terjadi pada triput H- Hold, tripot H-line, IC ocilator horizontal.
§ Gambar melabar ke kiri dan kanan, komponen yang mengalami kerusakan pada rangkaian horizontalnya ada pada transistorpelebar jalur,dan yoke defleksi.
§ Raster satu garis vertikal,maka komponen yang harus kita cek adalah condensator polar.
§ Gambar garis garis hold,maka kerusakan komponen biasa terjadi pada card adapter, IC syncronisasi, kabel data.
§ Gambar terlalu kotras,ker uskan komponen biasnya terjadi pada bagian teimpot sub- brightess, trimpot sub kontras, dan potesio screen.
§ Gambar tidak fokus, biasanya kerusakan terjadi pada potesio fokus, dan socket CRT.
§ Gambar
 redup atau gelap,kerusakan komponen yang terjadi biasanya pada trimpot
socket sub-brightess, trimbot sub-kontras, potesio screen, dan CRT.
§ Gambar lengkung kiri dan kanan, maka kerusakan komponen yang biasa terjadi padA bagian trimpot pinchusion, yoke defleksi.
§ Ada blanking atau garis garis putih, indikasi seperti ini biasa menunjukan kerusakan komponen pada potesio screen, dan flayback

Tidak ada komentar:

Posting Komentar